Sayuran Yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Diabetes?

Sayuran Yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Diabetes
Ilustrasi sayuran untuk penderita diabetes. Foto: Pixabay Diabetes adalah salah satu penyakit kronis (membahayakan) yang ditandai dengan tingginya kadar gula (glukosa) yang ada di dalam darah. Penyakit ini terjadi ketika tubuh penderita tidak lagi mampu mengambil glukosa ke dalam sel dan menggunakannya sebagai energi.

Hingga akhirnya menghasilkan penumpukan gula ekstra dalam tubuh. Jika glukosa dalam darah tinggi, dapat menyebabkan gangguan organ tubuh bahkan kehilangan nyawa bagi penderitanya. Apalagi jika penderita menerapkan pola makan yang salah, akan memicu penyakit lainnya seperti hipertensi, kolesterol tinggi, hingga penyakit jantung,

Pada dasarnya, penderita diabetes hanya boleh mengonsumsi makanan yang mampu mengontrol kadar glukosa dalam darah, seperti sayuran. Beberapa jenis sayuran sebetulnya dapat dikonsumsi dengan bebas bagi penderita diabetes, namun ada beberapa yang harus dibatasi, misalnya maksimum 100 gram per hari.

  • Vicynthia Tjahjadi menuliskan dalam Mengenal, Mencegah, Mengatasi Silent Killer “Diabetes”, sayuran yang bebas dikonsumsi adalah yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak sedikit sehingga tidak berpengaruh banyak pada kadar glukosa penderita diabetes.
  • Sedangkan sayuran yang tidak boleh dikonsumsi penderita diabetes secara berlebihan adalah yang memiliki kandungan-kandungan di atas secara berlebihan.

Contoh sayuran yang boleh dimakan dengan bebas adalah kangkung, terung, selada, jamur, mentimun, kol, labu air, tauge, dan lain-lain. Sementara itu, sayuran yang tidak boleh dikonsumsi penderita diabetes dalam jumlah yang banyak adalah daun singkong, kacang panjang, bayam, wortel, dan sebagainya.

Selain itu, para penderita diabetes juga dapat melakukan terapi insulin untuk pengobatan utama diabetes melitus tipe 1 dan 2. Dilansir dari American Diabetes Association, terdapat banyak jenis insulin yang digunakan untuk membantu mengendalikan kadar gula dalam pengobatan diabetes. Jenis insulin dibedakan berdasarkan seberapa cepat insulin bekerja dan seberapa lama insulin dapat mempertahankan kadar gula darah dalam tubuh.

Selain itu, dosis insulin untuk setiap pasien bisa berbeda-beda tergantung pada usia, kondisi, fisik, serta seberapa parah kondisi diabetes yang dimiliki. Berikut beberapa jenis insulin untuk diabetes:

    Insulin kerja pendek (reguler)

Ilustrasi cek kadar gula. Foto: Pixabay Pentitng diketahui bagi para penderita diabetes apa saja faktor-faktor yang menyebabkan penyakit tersebut muncul. Mengutip dari Segala Sesuatu yang Harus Anda Ketahui Tentang Diabetes oleh Hans Tandra, diabetes dapat disebabkan karena beberapa hal, di antaranya: Apabila ada anggota keluarga yang mengidap diabetes, kemungkinan seseorang terkena diabetes lebih besar.

Daun apa yang bisa menurunkan gula darah?

Kompas TV feature tips, trik, dan tutorial Sabtu, 12 Maret 2022 | 06:27 WIB Sayuran Yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Diabetes Daun kersen untuk menurunkan gula darah. (Sumber: Creative Commons via Grid. id) Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Edy A. Putra JAKARTA, KOMPAS. TV – Tak banyak yang tahu, air rebusan daun kersen ternyata bermanfaat bagi penderita diabetes yang kerap mengalami peningkatan gula darah.

Seperti diketahui, pohon kersen merupakan salah satu tanaman yang kerap kita jumpai di halaman rumah seseorang. Pohon ini tumbuh dengan mudah seperti halnya rumput liar. Tanaman kersen juga tidak mengenal musim. Selagi terus berbunga, tanaman ini akan terus berbuah. Sebagian dari kita mungkin hanya mengonsumsi buah kersen saja.

Padahal, daun kersen memiliki manfaat yang ajaib. Salah satunya membantu menurunkan gula darah. Baca Juga: 5 Manfaat Rebusan Daun Suji, Obat Sakit Tenggorokan hingga Kolesterol Hal ini tentu saja sangat membantu para penderita diabetes untuk mengontrol gula darah mereka.

Penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang mematikan di dunia karena membuat organ lain ikut terdampak. Mengutip Sajian Sedap, Sabtu (11/3/2022), penyakit diabetes mellitus disebabkan karena kurang aktifnya produksi hormon insulin dari sel kelenjar Langerhans pada organ pankreas. Akibatnya, sel penghasil hormon insulin pun menurun sehingga tubuh tidak mampu mengoksidasi glukosa menjadi energi.

Terdapat beberapa cara untuk mengontrol gula darah bagi penderita diabetes, seperti olahraga, diet, dan membatasi asupan gula. Sebagian penderita diabetes mungkin harus mengonsumsi obat dari dokter untuk menstabilkan gula darah. Namun, gula darah dapat dikontrol dengan rebusan daun kersen.

Sebab, daun kersen mengandung nutrisi yang berguna bagi tubuh, seperti air, karbohidrat, lemak, protein, serat, zat besi, karoten, niacin, hingga fosfor. Senyawa seperti flavonoid dan saponin berfungsi sebagai antioksidan yang mendorong sekresi hormon insulin. Selain itu, kandungan nitric oxide juga berguna untuk melancarkan peredaran darah.

Baca Juga: Minum Rebusan Jahe dan Daun Pandan di Malam Hari, Tidur Jadi Nyenyak, Paginya Badan Enteng Lantas, bagaimana cara membuat rebusan daun kersen untuk menurunkan gula darah? Berikut langkah-langkahnya. Bahan:

    100 gram daun kersen 1 liter air
You might be interested:  Yang Termasuk Tanaman Kacang-Kacangan Adalah?

Cara:

    Cuci bersih daun kersen yang segar Nyalakan kompor, kemudian rebus daun kersen dengan 1 liter air Rebus hingga menyisakan 500 ml, lalu dinginkan.

Baca Juga: Manfaat Air Rebusan Daun Pandan, Ampuh Atasi Berbagai Penyakit Ini Rebusan daun kersen ini dapat dikonsumsi dua kali dalam sehari setiap pagi dan malam hari. Untuk hasil yang lebih baik, jangan lupa untuk menerapkan pola hidup sehat. Sumber : Sajian Sedap

Apakah terong baik untuk penderita diabetes?

2. Mencegah penyakit diabetes – Terong juga mengandung banyak serat dan polifenol yang mampu menurunkan kadar gula darah. Di samping itu, terong juga dapat mengurangi penyerapan gula dan meningkatkan kadar hormon insulin dalam darah sehingga dapat mencegah penyakit diabetes,

Apakah daun singkong baik untuk penderita diabetes?

Membantu Mengontrol Gula Darah –

Pada dasarnya, singkong boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes. Salah satu alasannya, yaitu karena indeks glikemiknya rendah. Singkong memiliki indeks glikemik 55. Artinya, apabila dikonsumsi secukupnya, umbi-umbian ini tidak menyebabkan lonjakan gula darah.

    Apakah kangkung baik untuk penderita diabetes?

    Sayuran Yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Diabetes Tribun Jabar – Tribunnews. com Siapa sangka ternyata kangkung dapat mencegah diabetes. Yuk konsumsi kangkung setiap hari SajianSedap. com – Kangkung adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi di Indonesia. Sayuran yang satu ini dapat dengan mudah kita temui.

    1. Hampir semua pedagang sayur baik di pasar maupun pedagang keliling pasti membawa sayur yang satu ini.
    2. Selain mudah ditemui, kangkung juga punya harga yang murah.
    3. Baca Juga: Emak-Emak Nangis Baru Tahu Sekarang! Jadi Sayuran Favorit Satu Indonesia, Di Amerika Kangkung Malah Dilarang Keras untuk Dimakan Karena Hal Mengerikan Ini Kangkung juga banyak digemari hampir semua kalangan, dari anak-anak hingga dewasa, Karena alasan itu, kangkung selalu hadir di meja makan kita.

    Bagi penggemar kangkung, Anda patut berbahagia karena kangkung ternyata bisa mencegah diabetes. Simak penjelasan tentang manfaat kangkung untuk diabetes pada artikel berikut ini. Baca Juga: Risiko Kebutaan Pada Penyandang Diabetes, Ini Yang Harus Dilakukan Manfaat Kangkung untuk Mencegah Diabetes Sayuran Yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Diabetes Tribun Travel – Tribunnews. com Ilustrasi sayuran kangkung yang sudah dimasak menjadi tumis, bermanfaat untuk cegah diabetes Pada sebuah penelitian tahun 2011 yang dipublikasikan melalui Jurnal Farmasi FMIPA Universitas Islam Indonesia, konsumsi kangkung terbukti menurunkan kadar gula dalam darah.

    • Ini menunjukkan bahwa kangkung memiliki efek antihiperglikemia dan mampu mencegah diabetes.
    • Ekstrak daun kangkung dinilai memiliki kandungan yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah.
    • Baca Juga: Kelezatan Dari Resep Tumis Kangkung Bakso yang Praktis Ini Sulit Dipercaya! Selain itu, kangkung juga dapat bermanfaat untuk memperbaiki fungsi pankreas.

    Kangkung juga dapat menekan stres oksidasi yang merupakan salah satu penyebab diabetes. Penderita diabetes gestasional juga sangat disarankan untuk mengonsumsi kangkung. Manfaat Kangkung Lainnya Selain mencegah diabetes, ternyata kangkung punya banyak manfaat lainnya.

    Berikut adalah manfaat kangkung selain mencegah diabetes.1. Baik untuk Kesehatan Mata Kangkung mengandung vitamin A, karotenoid, dan lutein. Ketiga kandungan ini sangat bermanfaat untuk kesehatan mata Anda. Baca Juga: Resep Sayur Asem Kangkung Taoge Kedelai, Menu Rumahan Sederhana yang Rasanya Jempolan! 2.

    Menjaga kesehatan jantung Kangkung mengadung antioksidan yang baik untuk menangkal radikal bebas pada tubuh. Radikal bebas diketahui sebagai salah satu penyebab rusaknya pembuluh darah di tubuh.

    Apakah tahu dan tempe baik untuk penderita diabetes?

    Sayuran Yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Diabetes Indonesia merupakan negara produsen tempe terbesar di dunia, dan menjadi pasar kedelai terbesar di Asia. Sebesar 50% konsumsi kedelai di Indonesia diolah menjadi tempe, sisanya dijadikan kecap, tauco, tahu, dan lain-lain. Meski harganya murah, tempe memiliki khasiat yang tak bisa diremehkan.

    Menjaga kadar gula garah Penderita diabetes umumnya memiliki masalah dengan sumber protein hewani. Protein dan serat dalam tempe mampu menjaga kadar gula darah, sehingga tempe baik untuk dikonsumsi penderita diabates. Mencegah penuaan dini Tempe mengandung mineral besi, zinc, dan tembaga, serta isoflavon, yaitu antioksidan yang mampu menghentikan pembentukan radikal bebas, serta antioksidan faktor 2 yang memiliki sifat isoflavon paling kuat dibanding isoflavon pada kedelai yang tidak difermentasi.

    Antioksidan faktor 2 ini disintesis pada saat terjadinya proses fermentasi kedelai menjadi tempe oleh bakteri micrococcus luteus dan coreyne bacterium, Mengonsumsi tempe dalam jumlah yang cukup secara teratur dapat mencegah penuaan dini. Antikanker Yaitu dengan adanya genisteiun dan fitoestrogen.

    Riset dari Universitas Nort Carolina menemukan dua zat yang ada di dalam tempe tersebut dapat mencegah kanker payudara dan kanker prostat. Mencegah anemia dan osteoporosis Tempe mengandung vitamin larut air, yaitu vitamin B kompleks beruba B1, B2, asam pantotenat, asam nikotinat, B6, dan B12, sehingga menjadi satu-satunya sumber vitamin B12 yang potensial dari bahan pangan nabati.

    Kadar vitamin B12 dalam tempe berkisar antara 1,5 sampai 6,3 mikorgram per 100 gram tempe kering. Jumlah ini sudah dapat memenuhi kebutuhan vitamin B12 sepanjang mereka melibatkan tempe dalam menu hariannya. Tempe juga mengandung vitamin larut lemak, yakni A, D, E, dan K.

    • Andungan mineral zat besi di dalma tempe dapat mencegah anemia.
    • Andungan kalsiumnya dapat mencegah osteoporosis.
    • Mentralkan efek sterol dalam tubuh Proses fermentasi pada tempe meningkatkan derajat ketidakjenuhan terhadap lemak.
    • Asalm lemak tidka jenuh ini mempunyai efek penurunan terhadap kandungan kolesterol serum, sehingga dapat menetralkan efek negatif sterol di dalam tubuh.

    Sederhananya, tempe dapat menurunkan kolesterol dalam darah. Menyembuhkan diare Dianggap penyakit tak serius, diare kerap mengakibatkan dehidrasi yang bahkan bisa berakhir dengan kematian pada bayi dan balita. Di Indonesia, diare menempati urutan ke-3 sebagai penyakit yang paling sering dialami oleh balita.

    Apakah air kelapa baik untuk penderita diabetes?

    6. Memiliki Indeks Glikemik Rendah – Air kelapa adalah pilihan yang sangat baik untuk penderita diabetes karena indeks glikemiknya yang sangat rendah. Air kelapa memiliki muatan glikemik 3 sehingga tidak mengarah pada lonjakan langsung kadar glukosa darah. Selain itu, kandungan magnesium dalam minuman ini membantu meningkatkan sensitivitas insulin pada tubuh.

    Apakah air putih bisa menurunkan kadar gula darah?

    KONTAN. CO. ID – Lonjakan gula darah terjadi ketika gula darah Anda naik. Kemudian, turun tajam setelah Anda makan. Begini cara sederhana untuk mencegah lonjakan gula darah tinggi penderita diabetes. Dalam jangka pendek, gula darah bisa menyebabkan kelesuan dan kelaparan.

    Seiring waktu, tubuh Anda mungkin tidak bisa menurunkan gula darah secara efektif, yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2. Lonjakan gula darah juga dapat menyebabkan pembuluh darah Anda mengeras dan menyempit, yang bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke. Nah, berikut cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah lonjakan gula darah, mengutip Healthline : Baca Juga: 4 Sayur Ini Terbukti Menurunkan Gula Darah, Cocok buat Penderita Diabetes 1.

    Rendah karbohidrat Karbohidrat menyebabkan gula darah naik. Ketika Anda makan karbohidrat, mereka dipecah menjadi gula sederhana. Gula tersebut kemudian memasuki aliran darah. Saat kadar gula darah meningkat, pankreas Anda melepaskan hormon yang disebut insulin, yang mendorong sel-sel Anda untuk menyerap gula dari darah.

    1. Hal ini menyebabkan kadar gula darah Anda turun.
    2. Banyak penelitian menunjukkan, mengonsumsi makanan rendah karbohidrat bisa membantu mencegah lonjakan gula darah.
    3. Diet rendah karbohidrat juga memiliki manfaat tambahan untuk membantu penurunan berat badan, yang juga dapat mengurangi lonjakan gula darah.

    Ada banyak cara untuk mengurangi asupan karbohidrat Anda, termasuk menghitung karbohidrat. Baca Juga: Cukup Ubah 3 Kebiasaan Ini, Bisa Mencegah Lonjakan Gula Darah Penderita Diabetes 2. Makan lebih sedikit karbohidrat olahan Karbohidrat olahan adalah gula atau biji-bijian olahan.

    Beberapa sumber karbohidrat olahan yang umum adalah gula meja, roti putih, nasi putih, soda, permen, sereal sarapan, dan makanan penutup. Karbohidrat olahan telah kehilangan hampir semua nutrisi, vitamin, mineral dan serat. Karbohidrat olahan memiliki indeks glikemik tinggi karena sangat mudah dan cepat dicerna oleh tubuh.

    Hal ini menyebabkan lonjakan gula darah. Sebuah studi observasional besar terhadap lebih dari 91.000 wanita menemukan, diet tinggi karbohidrat indeks glikemik tinggi dikaitkan dengan peningkatan diabetes tipe 2. Lonjakan gula darah dan penurunan berikutnya yang mungkin Anda alami setelah makan makanan dengan indeks glikemik tinggi juga bisa meningkatkan rasa lapar dan dapat menyebabkan makan berlebihan dan penambahan berat badan.

    • Indeks glikemik karbohidrat bervariasi.
    • Ini dipengaruhi oleh beberapa hal, termasuk kematangan, yang Anda makan dan bagaimana karbohidrat dimasak atau disiapkan.
    • Umumnya, makanan gandum memiliki indeks glikemik yang lebih rendah, seperti kebanyakan buah-buahan, sayur non-tepung dan kacang-kacangan.
    • Baca Juga: 8 Sayur dan Buah Ini Efektif Menurunkan Gula Darah, Baik bagi Penderita Diabetes 3.

    Minum lebih banyak air putih Tidak minum cukup air putih bisa menyebabkan lonjakan gula darah. Ketika Anda mengalami dehidrasi, tubuh Anda menghasilkan hormon yang disebut vasopresin. Ini mendorong ginjal Anda untuk menahan cairan dan menghentikan tubuh membuang kelebihan gula dalam urin Anda.

    Apakah telur bisa dimakan oleh penderita diabetes?

    1. Satu atau dua butir telur rebus – Sayuran Yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Diabetes Sumber: Once Upon A Chef Makanan yang digoreng, seperti bakwan atau kentang goreng, memang nikmat untuk dijadikan camilan. Sayangnya, makanan itu dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi dan penyakit jantung. Ketimbang gorengan, pasien diabetes lebih baik memilih telur rebus untuk camilan.

    1. Hal ini disebabkan karena satu butir telur mengandung 1/2 gram karbohidrat.
    2. Artinya, kadar gula darah Anda tidak akan naik secara mendadak jika mengonsumsi telur rebus.
    3. Sebuah riset yang diterbitkan pada British Journal of Nutrition mengamati efek konsumsi telur pada pasien diabetes.
    4. Sebanyak 65 pasien diabetes tipe 2 diminta memakan dua butir telur setiap hari selama 12 minggu.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien mengalami penurunan kadar gula darah puasa dan HbA1c yang lebih rendah. Keduanya merupakan indikator untuk mengukur gula darah jangka panjang. Meski boleh dan baik, diabetesi sebaiknya membatasi konsumsi telur utuh hingga 3 kali dalam seminggu.

    Apakah daun pepaya baik untuk penderita diabetes?

    Daun pepaya dan diabetes – Daun pepaya kaya akan vitamin A, C, E, K, dan B. Tidak hanya itu, daun pepaya juga mengandung banyak mineral seperti kalsium, magnesium, natrium, dan zat besi. Kandungan tersebutlah yang membuat daun pepaya efektif mengontrol kadar gula darah.

    1. Untuk merasakan manfaatnya, Anda bisa mengolah daun pepaya menjadi jus.
    2. Anda cuci lalu potong daun pepaya menjadi bagian-bagian kecil.
    3. Anda masukkan daun pepaya dengan air secukupnya lalu haluskan.
    4. Anda tambahkan lemon dan garam hitam secukupnya untuk menghilangkan rasa pahit daun pepaya.
    5. Para ahli menyarankan ukuran aman konsumsi jus daun pepaya adalah 30 ml per hari.

    Anda bisa minum jus ini saat sarapan. Baca Juga: Anda Menderita Kolesterol dan Darah Tinggi? Ini Jenis Diet yang Bisa Mengatasinya Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

    Apakah kacang tanah baik untuk penderita diabetes?

    1. Mengontrol gula darah – Mengutip Healthline, seseorang yang menderita diabetes perlu mempertimbangkan kandungan glikemik dari makanan yang dimakan. Kandungan glikemik didasarkan pada seberapa cepat tubuh seseorang mengubah karbohidrat menjadi glukosa atau gula darah.

    Indeks glikemik (GI) menilai makanan berdasarkan seberapa cepat mereka menyebabkan peningkatan gula darah. Indeks glikemik (GI) memiliki skala 100 poin untuk menilai seberapa cepat makanan yang dimakan menyebabkan gula darah naik. Mengutip Medical News Today, makanan dengan skor GI rendah cenderung berubah menjadi gula secara perlahan.

    Sedangkan, makanan skor GI tinggi melepaskan glukosa dengan cepat ke dalam aliran darah yang mengakibatkan kenaikan gula darah. Item dengan skor 0 tidak akan mempengaruhi gula darah, seperti air. Skor 100 adalah glukosa murni. Baca juga: Mengapa Penderita Diabetes Sering Mengalami Gatal? Untuk mengontrol gula darah juga perlu mengukur beban glikemik (GL).

    Makanan dengan GL 10 atau kurang dianggap makanan berdampak rendah. Kacang tanah memiliki skor GI hanya 14 dan GL 1, menjadikannya salah satu makanan GI dengan skor terendah. Dampak rendahnya kadar gula darah ini menjadi salah satu alasan mengapa kacang tanah bisa menjadi camilan yang baik untuk penderita diabetes.

    Mengutip Healthline, salah satu alasan kacang tanah dapat membantu mengontrol gula darah adalah karena mengandung magnesium dalam jumlah besar. Satu porsi kacang tanah (sekitar 28 kacang tanah) mengandung 12 persen jumlah magnesium harian yang direkomendasikan.

    Apakah penderita diabetes bisa makan gorengan?

      Home / Sport & Lifestyle / Kesehatan

    Jum’at, 05 November 2021, 02:30 WIB Warta Ekonomi, Jakarta – Melepaskan gorengan sebagai ‘makanan wajib’ masyarakat Indonesia memanglah tidak mudah. Kenyataan dari semenjak kecil gorengan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam paket makanan, membuat kebiasaan sulit untuk dihindari.

    Bagi penderita diabetes, menjaga asupan makanan sangatlah penting. Salah sedikit dalam mengonsumsi makanan atau minuman berisiko menyebabkan lonjakkan gula darah yang membahayakan. Baca Juga: Catat! 4 Alternatif Sarapan Sehat yang Buat Gula Darah Nggak ‘Ngamuk’ untuk Penderita Diabetes Meski makan satu-dua potong gorengan mungkin tidak langsung menyebabkan dampak, jelas gorengan bukanlah makanan ‘ramah’ bagi penderita diabetes.

    Jika tidak ingin kondisi semakin parah, maka penderita diabetes harus mencari alternatif lain untuk menggantikan camilan yang cenderung tidak sehat. Kismis bisa menjadi pilihan sehat untuk camilan penderita diabetes, mengapa demikian? Melansir laman Express (4/11/21), penelitian menunjukkan kismis menghasilkan efek melawan kadar gula darah tinggi.

    1. Demikian kesimpulan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The Physician and Sportsmedicine.
    2. Studi acak 12 minggu mengevaluasi dampak konsumsi rutin kismis gelap versus camilan olahan alternatif pada kadar glukosa di 51 peserta studi dengan diabetes tipe 2.
    3. Dalam penelitian ini, dibandingkan dengan camilan olahan alternatif, mereka yang mengonsumsi kismis mengalami penurunan kadar glukosa postprandial sebesar 23 persen secara signifikan.

    Baca Juga: Waduh! Apakah Penderita Diabetes Boleh Mengemudi? Ternyata Oh Ternyata Postprandial artinya setelah makan. Tes ini dilakukan untuk melihat bagaimana tubuh Anda merespons gula dan pati setelah Anda makan.

    Apa pengganti nasi untuk penderita diabetes?

    Beras merah direkomendasikan untuk orang penderita diabetes karena mengandung karbohidrat kompleks, rendah kalori, tinggi serat, dan termasuk indeks glikemik rendah. Penderita yang mengkonsumsi beras merah tidak usah khawatir gula darahnya akan naik, justru beras merah tidak akan membuat gula darah melonjak tiba-tiba.

    • Selain kalorinya yang rendah dibandingkan beras putih atau nasi putih, beras merah juga terdapat mineral dan vitamin, yaitu vitamin B, zat besi, kalsium, dan seng.2.
    • Jagung Jagung termasuk ke dalam karbohidrat kompleks yang direkomendasikan untuk orang diabetes sebagai pengganti nasi putih.
    • Dalam 100 gram jagung, terdapat kurang lebih 140 kalori.

    Saat konsumsi jagung juga harus diperhatikan, jangan mengolahnya dengan cara yang tidak sehat. Serta jangan mengkonsumsi terlalu berlebihan. Jagung diketahui merupakan makanan tinggi serat, yang membuat seseorang tidak gampang lapar. Jangan lupa untuk tetap kombinasikan dengan konsumsi protein, seperti ikan, ayam, telur, lemak sehat, vitamin dan mineral.

Related Post