3. Sayuran Bunga – Bunga merupakan alat perkembangbiakan generatif pada tumbuhan. Kualitas sayuran bunga yang baik memiliki ciri-ciri:Bunga atau kembang tersusun kompak. Tidak ada yang terkena hama juga bisa ditunjukkan dari warna sayurannya yang segar. Ukuran bunga besar. Contoh sayuran bunga meliputi bunga turi, brokoli, bunga kol, bunga pisang.
Bagaimana sayuran bunga dikatakan memiliki kualitas baik?
Klasifikasi sayuran – Berdasarkan bagian tanaman yang dimakan: Berdasarkan perkembangbiakannya, organ tumbuhan dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu bagian vegetatif (daun, batang, akar) dan bagian generatif (buah, bunga, biji). Berikut ini klasifikasi sayuran berdasarkan bagian tanaman yang dapat dimakan: 1.
Sayuran daun ( leaf vegetables ) Sayuran daun merupakan jenis sayuran yang dapat dikonsumsi pada bagian daunnya. Sayuran daun dengan kualitas bagus adalah jika bagian daunnya utuh, tidak berlubang dan tidak busuk, serta batang dan daun berwarna segar. Contoh sayuran daun antara lain bayam, kangkung, sawi, kubis, daun kemangi, daun melinjo, daun singkong, pokcay, pohpohan dan lettuce/selada.
Baca juga: Siswa, Seperti Ini Proses Fotosintesis pada Tumbuhan 2. Sayuran batang ( stem vegetables ) Sayuran batang yang dimanfaatkan adalah bagian batang dari tumbuhan yang terdiri dari buku dan ruas. Buku merupakan tempat menempelnya daun. Memilih sayuran batang yang baik biasanya batang yang masih muda, berwarna cerah, muda dan bersih, serta tidak busuk.
Contoh sayuran batang yaitu asparagus, rebung, paku, dan seledri.3. Sayuran akar ( root vegetables ) Sayuran akar berupa umbi-umbian, karena umbi merupakan akar menggembung. Sayuran akar banyak mengandung karbohidrat dan berbagai nutrisi sehat lainnya. Sayuran akar yang baik adalah yang sudah berumur cukup, ukurannya besar, tidak tumbuh tunas, dan tidak ada bagian yang membusuk.
Contoh sayuran akar yaitu kentang, wortel, lobak, bit, talas, ubi kayu, ubi jalar.4. Sayuran polong Sayuran polong yang dimanfaatkan tidak hanya pada bagian polongnya tetapi kulitnya bisa ikut dimakan juga. Kualitas sayuran polong yang baik biasaya yang muda, biji sayuran tidak menonjol dan kulitnya masih lurus.
Warna buah terlihat segar dan tidak ada bagian yang rusak. Yang termasuk sayuran polong antara lain buncis, kapri, kacang panjang, kacang merah dan kedelai. Baca juga: Siswa, Ini Fungsi Telinga dan Bagian-bagiannya 5. Sayuran bunga ( flower vegetables ) Tanaman sayuran yang berasal dari organ generatif dan yang dimanfaatkan pada bagian bunganya.
Sayuran bunga dikatakan memiliki kualitas baik jika bunga/kembang tersusun secara kompak, ukurannya besar, berwarna cerah segar dan tidak ada bagian yang digigit hama. Contoh sayuran bunga yaitu brokoli,kembang kol, kecombrang, dan bunga turi.6. Sayuran buah ( fruit vegetables ) Sayuran buah dihasilkan dari penyerbukan dan pertumbuhan yang terjadi pada organ bunga, sehingga yang dimanfaatkan bagian buahnya.
- Sayuran buah yang memiliki kualitas baik biasanya dengan tingkat umur yang cukup (tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua), berukuran besar dan sayuran buahnya berwarna cerah segar serta tidak ada bagian yang busuk.
- Contohnya tomat, cabai, paprika, timun, terong, pare, labu siam, jagung dan oyong.7.
Sayuran umbi batang Sayuran umbi batang adalah batang yang tumbuh ke dalam tanah, ujung batang membengkak membentuk umbi karena penimbunan makanan. Pada permukaan tanaman umbi batang terdapat daun yang berubah menjadi sisik dan pada ketiak sisik terdapat mata tunas sebagai calon tumbuhan baru.
Apa ciri-ciri sayuran daun yang memiliki kualitas bagus?
Pembahasan – Penjelasan ciri-ciri sayuran daun yang berkualitas bagus:
- Daunya utuh
Tentu saja, kualitas daun salah satunya daunya masih utuh. Jika daun utuh berati belum dimakan hewan-hewan tertentu, sehingga kualitas daun masih utuh berarti bagus
- Daunya tidak berlubang
Tidak berlubang dimakan oleh hewan tertentu, bisa dianggap bahwa kualitas daun tersebut baik atau bagus
- Daunya tidak busuk
Daun tidak busuk, masih pada masa jangka bisa untuk dimakan
- Batang dan warna daun masih segar
Batang daun, serta daun masih segar, merupakan kualitas umum dari suatu daun tersebut. Jika daun sudah bewarna kusam atau tidak sesuai dengan ciri-cirinya, semisal hijau sudah menjadi hitam. Maka daun disebut kualitasnya sudah buruk. Bisa disebut daunya sudah basi atau loyo, kadaluarsa, dianggap daunya sudah tidak berkualitas, maka daun masih bewarna menunjukan masih berkualitas.
Bagaimana pemilihan kualitas sayuran yang baik berasal dari daun?
Pembahasan: – Memilih sayuran yang sehat dan segar sangat penting untuk dilakukan. Tenang, sekarang Anda tidak perlu khawatir, sebab berikut ini adalah beberapa tips memilih sayuran yang baik : Perhatikan warna sayuran Sebab, sayuran yang sudah berubah warna menunjukkan bahwa sayuran tersebut sudah tidak segar lagi.
Dan bisa jadi kandungan nutrisi dan vitaminnya sudah berkurang. Sayuran berdaun tidak layu Cara mudah untuk mengetahui sayuran yang masih bagus atau tidak dilihat dari warna dan kesegarannya. Sayuran berdaun seperti bayam, kangkung, selada, sawi, yang masih bagus biasanya memiliki tekstur yang mesih keras dan warnanya yang hijau cerah dan segar.
Sementara sayuran yang tidak bagus terlihat layu dan berubah warna. Sayuran yang bebas pestisida Biasanya di dalam sayuran terdapat ulat kecil yang suka memakan daun-daun sayuran, sehingga menyebabkan daun pada sayuran tidak utuh dan sempurna lagi. Akan tetapi, hal tersebut ternyata sangat baik untuk kesehatan Anda.
Sebab, jika daun pada sayuran dimakan ulat, itu menandakan bahwa sayuran bebas dari pestisida. Oleh sebab itu, ketika memilih sayuran, Anda harus memilih sayuran yang memiliki daun tidak utuh, alias bolong-bolong. Sayuran yang belum dibersihkan Sayuran tidak keriput Cara memilih sayuran yang baik, pilihlah sayuran umbi-umbian yang masih bertekstur keras dan aromanya masih segar.
Misal, bawang putih yang segar adalah bawang yang memiliki warna putih dan bersih, tidak bertunas, kulit bawang tidak keriput dan tidak berwarna kekuningan. Tidak lembek dan berbau Cara memilih sayuran yang baik cukup memerhatikan kondisinya, bila sayuran buah ini pecah, robek, lembek, berair, berjamur dan berbau, ini tandanya tidak layak untuk Anda konsumsi.