Sayuran Yang Mengandung Vitamin B12?

Sayuran Yang Mengandung Vitamin B12
Bingung cari sayuran yang banyak mengandung vitamin B12? Wajar, karena B12 paling banyak terdapat pada produk makanan hewani. Tapi, masih ada kok sumber vitamin B12 non hewani. Sayuran yang banyak mengandung vitamin B12 antara lain jamur dan nori. Jika Anda vegetarian atau ingin mengurangi konsumsi daging, susu kedelai serta sereal (yang sudah difortifikasi/ditambahi B12) dapat Anda konsumsi sebagai sumber B12.

Bagi kita orang Indonesia, makanan nabati khas lokal yang mengandung vitamin B12 antara lain tempe dan oncom, Tahu, meski merupakan olahan kedelai, belum tentu mengandung vitamin B12. Tapi, ada tahu yang sudah difortifikasi dengan vitamin B12, sehingga dapat menambah asupan B12 Anda. Untuk info lebih lengkap mengenai sumber vitamin B12 nabati lainnya, bacalah artikel kami Berbagai Alternatif Sumber Vitamin B12 untuk Vegetarian.

Kandungan vitamin B12 memang paling banyak terdapat pada produk makanan hewani. Jika Anda adalah vegetarian yang masih mengkonsumsi telur dan susu, maka Anda dapat mengkonsumsi keduanya untuk mendapatkan asupan vitamin B12. Produk susu lainnya seperti keju dan yogurt juga mengandung vitamin B12.

  1. Apabila Anda alergi terhadap telur ayam, Anda bisa mempertimbangkan telur bebek.
  2. Vitamin B12 penting untuk pembentukan sel darah merah, mencegah cacat lahir, menjaga kekuatan tulang, mengurangi gejala depresi, dan banyak lagi.
  3. Untuk informasi lebih lengkap mengenai manfaat B12, silakan cek artikel kami Pentingnya Makanan yang Mengandung Vitamin B12.

Tapi hati-hati, kebanyakan vitamin B12 juga tidak baik untuk kesehatan. Menurut Prof Arnulf Langhammer dari Norwegian University of Science and Technology, vitamin B12 berlebih dapat meningkatkan resiko kanker paru-paru hingga 15%. Selain itu, terlalu banyak vitamin B12 juga bisa meningkatkan resiko kanker usus serta memperparah kondisi diabetes, kerusakan ginjal, serta meningkatkan resiko serangan jantung serta stroke.

Apa Akibat Kekurangan Vitamin B12?

Penyebab kekurangan vitamin B12 – Kadar vitamin B12 dalam tubuh yang rendah pada dasarnya bisa disebabkan oleh sejumlah faktor dan kondisi yang berbeda. Dilansir dari Ada Health, salah satu penyebab kekurangan vitamin B12 paling umum adalah anemia pernisiosa.

Anemia pernisiosa adalah suatu kondisi di mana sistem kekebalan seseorang secara keliru mengurangi kemampuan mereka untuk menyerap vitamin. Penyebab kekurangan yang kurang umum termasuk kondisi yang mempengaruhi lambung atau usus yang mengganggu penyerapan vitamin B12, asupan makanan yang tidak memadai, dan obat-obatan tertentu.

Baca juga: 7 Gejala Kekurangan Magnesium yang Perlu Diwaspadai Berikut ini penjelasan lebih lanjut dari berbagai penyebab kekurangan vitamin B12 yang bisa terjadi: 1. Anemia pernisiosa Agar vitamin B12 dapat diserap oleh tubuh, vitamin ini perlu dikombinasikan dengan protein yang disebut faktor intrinsik di lambung.

  1. Protein ini diproduksi oleh sel-sel di lapisan perut.
  2. Pada orang dengan anemia pernisiosa, sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sel-sel tersebut, mencegah faktor intrinsik bergabung dengan vitamin B12 dan menghambat penyerapannya.
  3. Anemia pernisiosa adalah kondisi autoimun yang paling sering menyerang orang berusia di atas 50 tahun.
You might be interested:  Jenis Sayuran Yang Mudah Ditanam?

Dibanding pria, wanita tampaknya lebih mungkin untuk mengembangkan anemia pernisiosa. Anemia pernisiosa diperkirakan diturunkan dalam keluarga. Selain itu, anemia pernisiosa tampaknya lebih mungkin memengaruhi orang yang memiliki kondisi autoimun lainnya, seperti tiroiditis Hashimoto dan penyakit Addison.

    Kondisi lambung

Berbagai hal yang memengaruhi kondisi lambung lambung seperti gastritis atrofi yang menyebabkan penipisan lapisan lambung, infeksi bakteri Helicobacter pylori, dan kondisi genetik yang menyebabkan kekurangan faktor intrinsik sangat mungkin dapat menyebabkan kekurangan vitamin B12.

    Kondisi usus

Penyakit Crohn, suatu kondisi yang menyebabkan peradangan pada lapisan saluran pencernaan, penyakit celiac, dan sejumlah kondisi lainnya dapat menyebabkan kekurangan vitamin B12. Baca juga: 3 Penyebab Penyakit Celiac yang Perlu Diwaspadai

    Operasi

Prosedur pembedahan yang mengangkat sebagian atau seluruh lambung, termasuk ujung usus kecil, dapat mencegah penyerapan vitamin B12 yang memadai.3. Efek samping obat-obatan Beberapa obat dapat mengganggu penyerapan vitamin B12, berpotensi menyebabkan defisiensi jika tindakan pencegahan tidak dilakukan.

Apakah vitamin B12 aman untuk lambung?

Vitamin B12 Salah satu vitamin untuk penderita asam lambung yang baik dikonsumsi adalah vitamin B12. Dikutip dari jurnal dari Journal of Pineal Research vitamin ini dapat membantu penurunan gejala secara efektif pada seseorang yang alami gangguan asam lambung parah.

Kapan sebaiknya minum vitamin B12?

Waktu terbaik untuk minum vitamin sesuai jenisnya – Dilansir dari Health Line, waktu memang dapat membuat perbedaan dalam mendapatkan hasil maksimal dari asupan suplemen vitamin. Untuk memudahkan memahami waktu terbaik minum vitamin, kita bisa membaginya lebih dulu ke dalam dua jenis, yakni vitamin yang larut dalam air dan vitamin yang larut dalam lemak.

  • Berikut penjelasannya: 1.
  • Vitamin yang larut dalam air Sesuai dengan namanya, vitamin yang larut dalam air adalah vitamin yang memang larut dalam air.
  • Dengan demikian, Anda tidak perlu membawanya bersama makanan agar dapat diserap.
  • Baca juga: 11 Makanan yang Mengandung Lemak Tinggi tapi Justru Menyehatkan Ada sembilan vitamin yang larut dalam air, yang meliputi vitamin C ditambah delapan vitamin B, yakni vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niasin), vitamin B5 (asam pantotenat), vitamin B6 (piridoksin), vitamin B7 (biotin), vitamin B9 (folat), dan vitamin B12 (cobalamin).
You might be interested:  Sayuran Yang Berwarna Kuning Atau Oranye Adalah?

Anda perlu secara teratur mengonsumsi vitamin yang larut dalam air karena tidak seperti vitamin yang larut dalam lemak, vitamin ini tidak mudah disimpan di jaringan tubuh Anda. Sebaliknya, kelebihan vitamin yang larut dalam air dapat diekskresikan melalui urine Anda.

    Vitamin C

Vitamin C seperti diketahui dapat memainkan banyak peran penting dalam tubuh kita. Misalnya, vitamin ini dapat berfungsi sebagai antioksidan kuat dan diperlukan untuk kesehatan kekebalan tubuh, serta sintesis kolagen dan neurotransmitter. Ada beberapa bentuk suplemen vitamin C, termasuk asam askorbat, asam askorbat dengan bioflavonoid, vitamin C liposom, dan kalsium askorbat yang bisa kita konsumsi.

Suplemen asam askorbat memiliki bioavailabilitas yang mirip dengan asam askorbat yang ditemukan dalam makanan seperti buah-buahan dan sayuran. Baca juga: 14 Makanan yang Mengandung Vitamin C Tinggi Terkait waktu terbaik minum vitamin C, Anda sebenarnya bisa mengonsumsi suplemen vitamin ini kapan saja, dengan atau tanpa makanan.

Meskipun mengonsumsi asam askorbat dengan makanan mungkin akan lebih baik karena dapat membantu mengurangi potensi efek samping gastrointestinal yang disebabkan oleh keasamannya yang tinggi.

    Vitamin B

Di pasaran, suplemen bitamin B bisa ditemui secara terpisah atau sebagai suplemen B kompleks yang mengandung kedelapan vitamin B. Sama serperti pada vitamin C, waktu terbaik minum vitamin B adalah bisa kapan saja. Karena larut dalam air, Anda dapat minum vitamin B dengan atau tanpa makanan dan kapan saja sepanjang hari.

  • Baca juga: 10 Makanan yang Mengandung Vitamin B Tinggi Namun, ada pendapat sebaiknya vitamin B dikonsumsi pada pagi hari karena peran pentingnya dalam metabolisme nutrisi dan produksi energi.
  • Terlebih lagi, beberapa orang mungkin mendapat manfaat dari mengonsumsi vitamin B saat perut kosong.
  • Misalnya, disarankan agar orang-orang dengan kekurangan vitamin B12 mengonsumsi suplemen vitamin ini saat perut kosong dengan air untuk meningkatkan penyerapan maksimal.2.

Vitamin yang larut dalam lemak Tidak seperti vitamin yang larut dalam air, vitamin yang larut dalam lemak bergantung pada lemak untuk penyerapan yang tepat.

Sering sakit kepala kekurangan vitamin apa?

Kekurangan Vitamin D pada Tubuh Bikin Sering Sakit Kepala.

vitamin B1 B2 B6 B12 terdapat pada makanan apa?

Liputan6. com, Jakarta Makanan yang mengandung vitamin B1, B6, B12 bisa dengan mudah Anda temukan. Makanan yang mengandung vitamin B1, B6, B12 umumny berasal dari makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Salah satu makanan yang mengandung vitamin B1, B6, B12 adalah daging dan susu.

  1. Selain pada jenis sumber hewani, makanan yang mengandung vitamin B1, B6, B12 terdapat juga pada sumber makanan nabati seperti kacang hijau.
  2. Walaupun makanan yang mengandung vitamin B1, B6, B12 ini telah sering dikonsumsi setiap hari, namun ada beberapa orang yang masih perlu diberi tambahan asupan vitamin B kompleks.
You might be interested:  Mie Ramen Terbuat Dari Apa?

Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B1, B6, B12, maka dapat menghindarkan tubuh kita dari berbagai penyakit. Salah satu penyakit yang timbul jika kita tidak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B1, B6, B12, antara lain, gangguan pada sistem saraf, gigi berlubang, iritasi, radang pada lidah, hingga badan terasa sangat lemas.

Sering kesemutan kurang vitamin apa?

Otot & Sendi KlikDokter, 05 Okt 2020 Jika Anda sering kebas kesemutan, hal ini bisa menjadi pertanda adanya kondisi kesehatan tertentu. Salah satunya adalah kekurangan vitamin neurotropik. Sayuran Yang Mengandung Vitamin B12 Kesemutan pada tangan, kaki, atau keduanya merupakan salah satu keluhan yang banyak ditemukan di masyarakat. Walaupun lebih sering dialami oleh lansia, gejala ini dapat terjadi pada siapa saja, baik itu anak-anak, dewasa, laki-laki ataupun perempuan. Hal ini dikarenakan penyebab dari kesemutan sangatlah bervariasi.

Apakah vitamin B12 bisa diminum setiap hari?

2. Vitamin B12 – Selanjutnya adalah vitamin B12, vitamin yang aman dikonsumsi setiap hari. Apalagi, bagi ibu yang sedang hamil. Mengonsumsi suplemen tambahan yang mengandung vitamin B12 ini justru sangat dianjurkan. Untuk tubuh orang dewasa normal, vitamin B12 memberikan banyak manfaat.

vitamin B berasal dari buah apa?

Dari sumber buah-buahan – Ilustrasi buah-buahan (Dok. Pixabay) 1. Pisang Pisang memiliki kandungan vitamin B dan zat besi yang bermanfaat untuk mencegah anemia. Selain itu pisang juga mampu dalam membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan mencegah terkena penyakit jantung.2.

Melon Melon juga memiliki kandungan vitamin B yang lengkap. Kandungan tersebut akan membantu sistem kerja jantung dan mencegah terkena risiko serangan jantung. Selain itu, melon adalah jenis buah yang dapat memberi efek segar dan mampu membantu dalam mencegah Stress serta melancarkan pasokan oksigen menuju otak.3.

Apel Kandungan dari berbagai jenis vitamin B yang terkandung di dalam apel, dapat memberi reaksi neurotransmiter pada otak. Reaksi tersebut akan membantu untuk meningkatkan fungsi memori. Lalu, apel juga memiliki kandungan flavonol yang memiliki fungsi dalam mencegah radikal bebas.

Makanan apa saja yang mengandung vitamin B1 B6 B12?

Salah satu makanan yang mengandung vitamin B1, B6, B12 adalah daging dan susu. Selain pada jenis sumber hewani, makanan yang mengandung vitamin B1, B6, B12 terdapat juga pada sumber makanan nabati seperti kacang hijau.

Related Post