[SUDAH TUTUP] Galla Coffee Laboratory – BSD City, Tangerang

HELLO Sobat Cengli! Kali ini gue mau ngajak kalian semua ngopi di coffee shop teranyar di BSD! Lokasinya di Ruko The Icon Business Park, ruko yang masih jarang terjamah oleh pengusaha makanan. Kalau gue gak salah hitung, di sini baru tiga coffee shop termasuk ini. Masih banyak ruko-ruko kosong di sebelahnya, jadi untuk urusan parkir, don’t worry!

Jadi ceritanya gue ke sini di saat coffee shop ini masih berumur 4 HARI! Cenglinya adalah mereka masih promo PAY AS YOU LIKE sampai akhir bulan Juli ini, BURUAN! Semoga kalian baca blog ini tidak terlambat ya.. Oleh karena hal tersebut, gue bersama Koko dan Cici Cengli lainnya nyobain beberapa jenis minumannya.

Hal yang membedakan mereka dengan coffee shop lainnya adalah, mereka punya dua teknik pembuatan, manual dan pakai mesin (espresso based). Memang banyak sih sekarang coffee shop yang mulai mengusung manual brew, tapi menurut gue di sini jenis manual brew-nya cukup lengkap. Cuma satu yang gue temukan tidak ada, yaitu Moka Pot. Sisanya, bahkan ada beberapa yang baru pernah gue denger pertama kali, salah satunya Yami Balancing Syphon.

IMG_2411

Yami Balancing Syphon – 60 ribu

WAT IS DAT??? Jadi Yami Balancing Syphon adalah teknik pembuatan kopi yang mikir banget. Bingung gue kok orang Belgia mikirin banget ya bikin kopi, sedangkan orang Indonesia kalau bikin kopi main tubruk-aduk aja gitu. Intinya mereka menggunakan hukum fisika, mungkin kalau SMA ada di Bab Tekanan. Gue jelasin pakai hukum food blogger dan penikmat kopi saja ya..

Jadi ada dua tabung yang disambungkan dengan pipa, tabung A berisi kopi, tabung B berisi air. Di bawah tabung B ada spiritus untuk memanaskan airnya hingga mendidih. Setelah mendidih. tekanan menyebabkan air (atau uap) pindah dari tabung B ke A, dan kopi pun diseduh di tabung A. Lalu karena ketidakseimbangan tekanan di dalam tabung B (yang sekarang kosong), maka kopi di tabung A tersedot kembali melalui pipa, masuk ke tabung B tapi melewati filter, jadi gak ada ampas kopinya. Lalu di tabung B ada keran, bisa dikucurin deh kopinya! Tolong jangan tanya gue kenapa itu air pindah-pindah, tolong koreksi juga kalo gue salah (comment down below). Semoga kalian mengerti yah.. kalau gak ngerti mending kalian teror abang baristanya lagi suruh jelasin! 😛

IMG_2416

Yami Balancing Syphon

IMG_2426

Yami Balancing Syphon : disaat air dari tabung B pindah ke tabung A

IMG_88421

Keran di tabung B dibuka, dikucurin deh kopinya ke gelas.

Cukup ya belajar fisikanya, next masih ke manual brew, yaitu Vietnam Drip!

IMG_2445

Vietnam Drip – 30 ribu

Ini salah satu teknik manual brew kesukaan gue, karena kopinya bener-bener pekat, disaring melewati lubang yang kecil dan berlapis. Lalu diaduk pakai susu kental manis, jadi rasanya manis tapi tetap pahit. Sayangnya mereka gak pakai kopi asal Vietnam yang terkenal merknya Trung Nguyên. Kalau pake pasti lebih Vietnam lagi rasanya. Tapi ini pun cocok, kopinya berasa banget, tanpa rasa asam.

Selesai bermain-main dengan manual brew, akhirnya gue penasaran juga sama kopi espresso based-nya. Pertama keluar Affogato dulu. Gue mau coba espressonya aja tapi malu-malu, jadi pake es krim 😛

IMG_24261

Affogato – 35 ribu

IMG_24262

byur!

Ini manteb banget! Seperti yang sudah gue bilang sebelumnya, kopinya gak asam dan setrong~ Pas banget dengan es krim vanilla yang manis.

IMG_2452

Cappuccino – 35 ribu

Sayangnya, cappuccino-nya gak terlalu ngejos walaupun menggunakan espresso yang sama. Menurut gue mungkin karena mereka menggunakan cangkir yang besar, jadi susunya kebanyakan, too milky for my liking. 

IMG_2423

Matcha Latte – 35 ribu

Nah, selanjutnya Matcha Latte for non-coffee drinker (baca : si Koko Cengli). Selain warnanya yang hijau pekat sempurna, latte art-nya juga bikin seneng. Rasa matchanya pekat, dan gak terlalu manis, yay!

Untuk makanan sementara belum siap, jadi untuk kunjungan kemarin, itu aja sih yang gue coba. Terakhir, ada satu lagi yang gue suka dari coffee shop ini, yaitu MEJANYA! Mejanya bundar jadi kalau ngobrol sama temen tuh enak, gak ada yang jauh seperti kalau pakai meja persegi panjang, semua memusat ke tengah. Well, gak cuma mejanya sih, interior secara keseluruhannya gue demen banget karena terasa clean dan comfy. Ada pohon – pohon seukuran bonsai juga di meja yang bikin adem.

IMG_8804

Meja Bundar

IMG_2422

Interior yang super bright and clean!

IMG_8821

Lagi Kepo

IMG_2407

Tanaman yang bikin adem ruangan – spot the silly face!

Yuk deh mending buruan ke sini sebelum promonya habis, tapi setelah habis pun yuk deh tetep ke sini karena harganya masih harga rata-rata coffee shop di daerah Tangerang-Jakarta dengan pengalaman ngopi yang berbeda! 😀

Sekian ulasannya kali ini, semoga membantu ya!

Salam cengli!


Galla Coffee Laboratory
The Icon Business Park, Blok F11, BSD City, Tangerang
Telp : 0856 91609908
Contact : gallacoffeeid@gmail.com

Galla Coffee Lab Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

3

2 Comments

  1. This is the right site for everyone who really wants to understand this
    topic. You know a whole lot its almost hard to argue with you (not that I actually
    will need to…HaHa). You definitely put a fresh
    spin on a subject that has been written about for ages.
    Wonderful stuff, just great!

    Reply

Write a comment below...