[SUDAH TUTUP] Fu Hua Yuan – Muara Karang, Jakarta

你今天好吗?我很好, 谢谢. Wuih, gile ya pembukanya aja pake bahasa Mandarin. Padahal sih bermodalkan Google Translate :P. Okeh, kata-kata pembuka itu menjadi salah satu petunjuk untuk ulasan kali ini karena restoran yang pengen gue ceritain adalah salah satu restoran Chinese yang ada di Muara Karang. Ya ga Chinese sih, tapi Taiwanese, tapi gue anggep mirip-mirip deh soalnya makanannya juga ga beda jauh. Pasti Sobat Cengli ga ngira bakalan ada restoran ini, karena gua juga berpikiran yang sama. Okeh, nih gue perkenalkan : Fu Hua Yuan.

Fu Hua Yuan atau 富花园 dalam bahasa Mandarin (yang simplified) punya arti taman yang indah, tapi kata orang sananya, nama resto sama konsep makanannya ga ada hubungannya. HAHAHA lucu juga ya. Lokasinya ada di daerah Muara Karang. Kayaknya memang daerah ini tempat bersarangnya restoran Chinese atau sebangsanya. Mengusung konsep kuliner Timur tanpa MSG (penguat rasa, micin, dll), restoran ini dikenal oleh warga sekitar, menjadikan restoran non-MSG pilihan.

img_1726-copy img_1720-copy

img_1721-copy

Ada si Kucing

Kalo bicara soal suasana serta dekorasi restoran ini, gue bisa bilang lumayan sederhana tapi tetap bisa membuat pengunjung merasa nyaman. Adem, terang, ga terlalu rame sama dekorasi. Yang paling penting adalah setiap meja diberikan colokan dan ada jaringan WiFi-nya. Siapa coba yang ga butuh kedua ini? Zaman sekarang, dua hal itu udah jadi kebutuhan! Walau pun dekorasi restoran terkesan jadul, tapi pemiliknya tetep memikirkan kebutuhan masa kini. Pengertian bingits~~

img_0545-copy

Pangsit Keju (Rp. 40.000,00)

Pangsit Keju (Rp. 40.000,00)

img_1696-copy

Kuo Tie Isi 8 (Rp. 40.000,00)

Kuo Tie Isi 8 (Rp. 40.000,00)

Buat pembukaan, gue ditemani sama Pangsit Keju dan Kuo Tie. Mulai sama pangsitnya dulu ya. Dari luar aja, sepertinya isinya banyak dan padet nih. Gue coba gigit, isinya langsung kemana-mana. Banyak banget, lalu isiannya juga lembut. Literally cuman keju yang dikasih irisan daun bawang dan crabstick biar wangi dan berwarna. Asinnya pas di mulut. Kulit pangsitnya pas banget ketebalannya, dan tentunya garing. Lanjut ke kuo tienya. Satu porsi isi delapan buah. Kuo tie yang ini tidak di-deep fried, tetapi dipanggang satu sisi. Warna cokelatnya keemasan, kematangan sama teksturnya perfecto! Isinya pake daging babi. Wangi, juicy, dan tentunya lezatMakan satu potong ga bakalan cukup, apalagi dicocol sama cuka hitam. Yummy~

img_1717-copy

Nasi Babi Kecap (Rp. 35.000,00)

Nasi Babi Kecap (Rp. 35.000,00)

Sobat Cengli kalau ke sini, KUDU PESEN YANG SATU INI! Buat gue, porsinya cukup bikin kenyang. Pork belly-nya lembut dan empuk banget, masuk mulut langsung meleleh gitu. Babinya ga ada amis-amisnya. Dipadu dengan sayur asin, telur kecap, dan nasi putih, oooohh heaven~~ Perpaduan rasa yang sempurna. Asin, manis, gurih, semuanya seimbang. Harganya juga ga menguras kantong. Hajar bleh!

img_3509-copy

Nasi Baikut Goreng (Rp. 40.000,00)

Nasi Baikut Goreng (Rp. 40.000,00)

Hidangan babi lainnya yang dihidangkan di depan gue. Hmm, sepintas gue lihat, bentuknya mirip banget sama tonkatsu. Itu loh, kayak chicken katsu tapi pake babi. Terus, kayaknya daging babinya kering banget, pasti seret pas dimakan. Mari kita buktikan hipotesis gue tentang hidangan ini. Pas gue cobain, bener memang. Dagingnya kering banget, lapisan luarnya juga sama. Mungkin lebih baik kalau ada semangkuk kuah atau saus, biar ga kering-kering amat.

img_1709-copy img_3522-copy

Mie Dan Zai (Rp. 35.000,00)

Mie Dan Zai (Rp. 35.000,00)

Jangan tanya gue apa artinya Mie Dan Zai. Gue jelasin aja berdasarkan ilmu meneliti gue *ciye elah*. Jadi ini adalah mie dengan kuah kaldu ayam, tentunya non-MSG, yang isinya ada telur, fish cake, pork belly, daun kucai, dan telur. Mie di sini ga pake bahan pengawet loh, karena homemade. Pas nyobain, memang mienya beda dari biasanya. Lebih kenyal, ga berasa tepungnya. Lalu rasa kaldu ayamnya ringan banget, ya buat gue sih sedikit agak hambar. Tapi tenang, si restoran ngerti itu kok makanya tiap meja ada condiment-nya seperti kecap asin dan lain-lain. Kalo soal isi, cucok-cucok sama mienya. Hao chi!

Jus Pepaya Susu (Rp. 20.000,00)

Jus Pepaya Susu (Rp. 20.000,00)

Penutupnya gue pesen Jus Pepaya Susu. Pepaya kok dijus, biasanya kan dimakan langsung. Pepaya yang satu ini dicampur dengan susu dan kemudian dijus. Rasanya? ENAK LOH! Manisnya pas banget, lalu konsistensi jusnya juga ga terlalu kental jadi masih gampang disedot pake sedotan. Jus yang sangat menyegarkan dan menyehatkan setelah menyantap makanan perbabian. Tapi mendingan seorang jangan pesen segelas deh karena bikin kenyang banget.

Setelah mencicipi dan menikmati beberapa hidangan, gue sudah bisa membuat satu kesimpulan. Jadi, kesimpulannya adalah makanan non-MSG belum tentu tidak enak karena Fu Hua Yuan sudah menjadi bukti dari kesimpulan gue. Semoga nanti bakalan banyak restoran yang bisa menghidangkan makanan non-MSG, bahkan kalau bisa, tipe masakannya bervariasi.

Salam Cengli!


Fu Hua Yuan
Jl. Muara Karang, Blok Z 1 B No. 37, Muara Karang, Jakarta
Telp: 021 6680436
Fu Hua Yuan Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato
1

2 Comments

Write a comment below...